BisnisPeristiwaPolitik

Disuntik Rp7 Triliun, Proyek Baterai EV Raksasa di Karawang Didorong DPR, 70% Tenaga Kerja Lokal Jadi Syarat

9
×

Disuntik Rp7 Triliun, Proyek Baterai EV Raksasa di Karawang Didorong DPR, 70% Tenaga Kerja Lokal Jadi Syarat

Share this article
Disuntik Rp7 Triliun, Proyek Baterai EV Raksasa di Karawang Didorong DPR, 70% Tenaga Kerja Lokal Jadi Syarat, foto:(dpr)

Seketika.com, Karawang – Komisi XII DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, khususnya proyek strategis nasional yang tengah dibangun di Karawang, Jawa Barat. Investasi besar yang mencapai miliaran dolar ini dinilai menjadi tonggak penting dalam mendorong transisi energi bersih sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan Gading, menegaskan bahwa industri baterai EV memiliki peran strategis dalam menurunkan emisi karbon dan mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.

“Kami dari Komisi XII sangat mendukung industri luar biasa ini dengan investasi kurang lebih sekitar US$6 miliar. Ini bisa menjadi percontohan industri EV dan baterai di Indonesia yang berdampak besar pada pengurangan emisi,” ujar Irsan saat kunjungan kerja Komisi XII di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/04/2026).

Menurutnya, kehadiran industri baterai tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan emisi udara yang selama ini menjadi perhatian serius.

Namun demikian, Irsan mengingatkan bahwa pengembangan industri harus tetap memperhatikan aspek lingkungan secara menyeluruh.

“Pengurangan emisi memang penting, tetapi dampak lingkungan dari industri ini juga harus menjadi perhatian utama. Semua aspek harus diperhitungkan secara matang,” tegasnya.

Selain itu, Komisi XII juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam ekosistem industri. Irsan mendorong agar mayoritas tenaga kerja berasal dari warga sekitar kawasan industri.