Pada hari ini (5/3), calon peserta lelang berkesempatan meninjau langsung barang-barang yang akan dilelang, khususnya kategori barang bergerak, melalui proses aanwijzing yang diselenggarakan di Gedung Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur.
Frans menuturkan, antusiasme peserta lelang terlihat cukup tinggi. Sejumlah barang favorit yang menjadi perhatian antara lain Toyota B 1590 DKX dengan harga limit Rp334 juta, Honda HR-V 1.5 E CVT tahun 2017 dengan limit Rp103 juta, serta tas LOEWE Puzzle Small Pink yang dibuka dengan harga Rp10,6 juta.
Lelang barang rampasan merupakan bagian penting dari strategi asset recovery KPK, dalam memulihkan kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi.
Melalui mekanisme ini, aset yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dikembalikan nilainya kepada negara secara optimal dan terukur.
Seluruh proses lelang dilaksanakan secara terbuka melalui laman resmi lelang.go.id, bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Mekanisme tersebut mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga menjamin proses yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ke depan, KPK juga tengah mempersiapkan pelaksanaan lelang tahap berikutnya yang direncanakan pada Juni 2026.
Persiapan ini dilakukan dengan tetap menunggu proses penilaian (appraisal) atas sejumlah aset yang akan dilelang, guna memastikan penetapan nilai limit yang wajar dan sesuai standar penilaian yang berlaku.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pemberantasan korupsi sekaligus memperoleh aset dengan mekanisme resmi dan transparan,” ucapnya.
(kpk)












