Seketika.com, Internasional – Seberapa kuat kekuatan militer Amerika Latin dalam menghadapi ancaman Amerika Serikat?. Pertanyaan ini kembali mencuat setelah eskalasi ketegangan terbaru di kawasan Belahan Barat.
Pada akhir pekan lalu, Amerika Serikat dilaporkan melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Venezuela, yang memicu kecaman luas dari negara-negara Amerika Latin.
Sejumlah laporan dan spekulasi menyebut adanya upaya penahanan terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, meski klaim tersebut belum dikonfirmasi secara independen dan terus menuai perdebatan di tingkat internasional.
Ketegangan meningkat pada Senin pagi, ketika Presiden AS Donald Trump kembali menyampaikan pernyataan keras.
Ia mengancam akan mengambil tindakan terhadap Kolombia, Kuba, dan Meksiko jika negara-negara tersebut tidak “berbenah diri”.
Trump berdalih langkah tersebut diperlukan untuk memerangi perdagangan narkoba dan mengamankan kepentingan strategis Amerika Serikat di Belahan Barat.
Pernyataan ini membangkitkan kembali trauma lama di Amerika Latin terkait campur tangan Washington, yang secara historis kerap berujung pada intervensi politik dan militer.












