Dalam mutasi kali ini, terdapat sembilan Kapolda yang mengalami pergantian jabatan. Beberapa di antaranya adalah Kapolda Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, hingga Sulawesi Tengah.
Sembilan jabatan Kapolda yang mengalami pergantian, yaitu Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Kapolda Kaltara Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., Kapolda Malut Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H., Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., Kapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., serta Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H.
Selain level Kapolda, mutasi juga menyentuh jabatan Kapolres Metro dan Kota Besar. Kapolres Metro Depok dan Kapolresta Pangkal Pinang termasuk dalam daftar pejabat yang mengalami pergeseran posisi.
Di sisi lain, Polri turut mencatat promosi jabatan untuk puluhan personel. Sebanyak 16 personel naik pangkat menjadi Irjen Pol, sementara 43 personel mendapat promosi sebagai Brigjen Pol.
Ada pula promosi ke tingkat Kombes Pol dengan berbagai nivelering jabatan. Satu personel polisi wanita juga mendapat promosi strategis, yakni Brigjen Pol A.A. Sagung Dian Kartini yang dipercaya mengisi posisi Karolemtala Stamarena Polri.
Tak hanya promosi, mutasi kali ini juga mencakup tiga personel yang selesai menempuh pendidikan serta 14 anggota yang memasuki masa pensiun.
Polri diperkirakan akan segera melakukan serah terima jabatan di berbagai wilayah dalam waktu dekat. Pergantian pimpinan daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam organisasi untuk menjaga ritme regenerasi dan penyegaran institusi.












