“Jika kondisi masih padat, maka akan diberlakukan one way tahap pertama dari kilometer 70 hingga kilometer 236 menuju Jawa Tengah untuk mengurai kepadatan arus kendaraan,” katanya.
Selain di ruas tol, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan di sejumlah jalur arteri dan kawasan wisata.
Di wilayah Gadog misalnya, akan diberlakukan sistem one way menuju kawasan Puncak pada pagi hari saat akhir pekan dan dilakukan evaluasi pada sore hari sesuai kondisi lalu lintas.
Pengaturan serupa juga direncanakan di jalur Bogor–Sukabumi (Bocimi) serta sejumlah titik rawan kepadatan lainnya, termasuk kawasan wisata Malang Raya dan simpul pertemuan arus kendaraan di Mengkreng, Jawa Timur.
“Seluruh skenario rekayasa lalu lintas sudah kami siapkan melalui survei lapangan dan tactical floor game agar pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan optimal,” pungkasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Polri berharap pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sesuai dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia.












