Meski menjadi bagian penting dua film pertama, Duvall menolak tampil dalam film ketiga karena perselisihan honorarium. Keputusan itu disebut banyak kritikus sebagai kehilangan besar bagi trilogi legendaris tersebut.
Selama lebih dari enam dekade, Duvall membuktikan bahwa karisma tidak selalu berarti sorotan utama. Ia adalah “pemain tim” sempurna di tengah para raksasa Hollywood, sekaligus aktor utama yang mampu memikul film dengan kekuatan sunyi dan kedalaman emosional.
Kepergiannya menandai akhir sebuah era, tetapi karya-karyanya akan terus hidup dalam sejarah perfilman dunia.
(apnews)












