6. Takbir Keempat dan Membaca Doa
Doa untuk jenazah laki-laki:
اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّ بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَناَ وَلَهُ
Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba’dahu waghfir lana wa lahu
Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan jangan Engkau timpakan fitnah kepada kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan dia.”
Doa untuk jenazah perempuan:
اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا
Allahumma la tahrimna ajraha wa la taftinna ba‘daha, waġhfir lana wa laha.
Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan jangan Engkau timpakan fitnah kepada kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan dia.”
7. Salam
Setelah rangkaian dilaksanakan kemudian ditutup dengan mengucapkan salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Artinya: “Semoga keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan dari Allah tercurah atas kalian”.
Shalat jenazah adalah bentuk kepedulian dan penghormatan terakhir bagi seorang Muslim. Memahami tata cara, rukun, niat, serta doa-doanya merupakan pengetahuan penting yang sebaiknya dimiliki setiap Muslim.
Dengan melaksanakan ibadah ini sesuai tuntunan syariat, umat Islam dapat membantu meringankan beban almarhum sekaligus memenuhi kewajiban fardu kifayah.
Wallahu a’lam.
(kemenag)












