“Siapa pun yang terlibat, baik dari unsur TNI maupun Polri, akan kami tindak tegas. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada pelaku maupun pihak yang terlibat,” tegasnya.
Dalam penanganan perkara ini, Polri juga bekerja sama dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam penegakan hukum.
Ia menambahkan, tindakan para pelaku tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam bentuk kelangkaan BBM dan LPG bersubsidi.
“Para pelaku bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merugikan masyarakat yang seharusnya berhak atas subsidi tersebut,” pungkas Nunung Syarifudin.












