KulinerPemerintahanPeristiwaTravelUMKM

Wapres Gibran Bahas Sampah hingga Tiket Pesawat, 74 Pelaku Usaha Pariwisata Kumpul di Bali

4
×

Wapres Gibran Bahas Sampah hingga Tiket Pesawat, 74 Pelaku Usaha Pariwisata Kumpul di Bali

Share this article
Wapres Gibran Bahas Sampah hingga Tiket Pesawat, 74 Pelaku Usaha Pariwisata Kumpul di Bali, foto:(kemenpar)

“Jadi, Bali ini adalah wajah Indonesia. Bali ini adalah kesan pertama Wisman saat tiba di Indonesia. Ini harus kita jaga baik-baik,” kata Wapres Gibran.

Wapres Gibran juga menekankan pentingnya menjaga momentum kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026.

Ia menyoroti rentetan hari libur panjang, mulai dari Nataru, Imlek, hingga menjelang Lebaran dan libur sekolah, sebagai momentum emas yang harus dijaga.

Menteri Widiyanti pun mengapresiasi perwakilan pelaku usaha pariwisata yang menyampaikan perspektifnya secara langsung pada hari ini.

“Kami berharap pandangan yang disampaikan dapat menjadi fondasi penguatan kebijakan untuk pengembangan pariwisata Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Menteri Widiyanti.

Terkait penanganan sampah, Menteri Pariwisata mengungkapkan sedang menyiapkan instalasi pengolahan sampah Waste to Energy (WtE) di tiga daerah, termasuk Bali sebagai salah satu lokasi yang akan memulai proses tersebut pada Maret 2026.

“Kami harap Pak Gubernur jangan menutup dulu TPA Suwung, sampai program Waste to Energy benar-benar jalan,” kata Menteri Pariwisata menjawab keluhan para pelaku pariwisata di Bali.

Sedangkan untuk harga tiket pesawat domestik tinggi, Menteri Pariwisata mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini telah menetapkan insentif atas tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan diskon tiket pesawat 17 hingga 18 persen.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api 30 persen, diskon tiket kapal laut 30 persen, dan bebas tarif jasa pelabuhan angkutan penyeberangan.

Menteri Pariwisata pun mengapresiasi semua masukan yang akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan lintas kementerian/lembaga.

“Diharapkan sinergi pusat-daerah, dunia usaha, serta pelaku wisata dan UMKM untuk kemajuan pariwisata nasional,” kata Menteri Pariwisata.