Namun, akselerasi penjualan terbesar datang dari model kedua, SUV Xiaomi YU7, yang diluncurkan Juni 2025.
SUV ini secara terbuka diposisikan sebagai penantang Tesla Model Y.
Hasilnya signifikan. Dalam enam bulan, pengiriman YU7 menembus 150.000 unit, sebagaimana diumumkan langsung oleh CEO Xiaomi Lei Jun.
Pada November 2025, YU7 menyumbang 33.729 unit, menegaskan pergeseran minat konsumen ke segmen SUV.
Xiaomi memastikan ekspansinya belum berhenti. Tahun 2026, perusahaan berencana meluncurkan dua model baru berteknologi EREV (Extended Range Electric Vehicle) kendaraan listrik yang dilengkapi mesin bensin kecil untuk mengisi daya baterai saat berkendara.
Dua model tersebut terdiri dari SUV besar 7 penumpang, menyasar keluarga dan SUV 5 penumpang, untuk pasar urban.
Tak hanya itu, Xiaomi SU7 akan mendapatkan versi facelift agar tetap kompetitif. Perusahaan juga menyiapkan varian SU7 “Executive”, yang diproyeksikan menyasar segmen profesional dan pebisnis dengan fitur lebih premium.












