Saat ini, mobil Xiaomi hanya dijual di Tiongkok, namun kondisi tersebut akan berubah. Xiaomi telah mengonfirmasi ekspansi ke pasar Eropa pada 2027.
Pengujian kendaraan sudah dilakukan di Jerman untuk memenuhi standar keselamatan dan performa Eropa.
Langkah ini menempatkan Xiaomi dalam persaingan langsung dengan merek-merek otomotif Eropa di kandangnya sendiri.
Untuk menopang penjualan, Xiaomi agresif membangun infrastruktur. Hingga akhir 2025, Xiaomi telah memiliki 477 toko ritel di 138 kota di Tiongkok dan 264 pusat layanan resmi untuk perawatan dan perbaikan kendaraan.
Kombinasi teknologi ala smartphone, harga kompetitif, dan ekosistem ritel yang luas membuat Xiaomi terus menarik ribuan pengemudi baru setiap bulan.
(gsmarena)












