Sebelumnya, Polda Sumut juga menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Utara, Kamis (12/3) sore.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh personel dari berbagai unsur, antara lain Polri, TNI, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Brimob, BPBD Sumut, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Kapolda Sumut disampaikan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang setiap tahun memicu pergerakan masyarakat dalam jumlah besar sekaligus mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah.
Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.
Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran, mulai dari kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga kemungkinan konflik antar kelompok.
Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi cuaca selama periode arus mudik diperkirakan didominasi awan hingga hujan lebat sehingga perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.
Kapolri turut menginstruksikan agar layanan kepolisian 110 dioptimalkan guna memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif kepada masyarakat.












