Seketika.com, Internasional – Sebanyak 13 biksu Buddha Tibet berhasil meraih gelar tertinggi dalam tradisi keilmuan mereka, Geshe Lharampa, setelah melalui debat sutra yang digelar pada Minggu (6/4) di Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya.
Penganugerahan tersebut berlangsung di Kuil Jokhang, yang berada di Lhasa, ibu kota wilayah tersebut, dan menjadi salah satu pusat spiritual terpenting dalam Buddhisme Tibet.
Geshe Lharampa merupakan gelar akademik tertinggi dalam ajaran eksoterik aliran Gelug Buddhisme Tibet. Dalam sistem pendidikan modern, gelar ini kerap disetarakan dengan doktor atau PhD karena tingkat kedalaman kajian dan lamanya proses pendidikan yang harus ditempuh.
Ketiga belas biksu yang menerima gelar ini seluruhnya berasal dari wilayah Xizang. Mereka mengikuti rangkaian debat sutra sebagai bagian akhir dari proses evaluasi sebelum dianugerahi gelar tersebut.
Salah satu penerima, Ngawang Lekshe (53), bahkan berhasil meraih peringkat pertama dalam debat tersebut.
“Saya telah mendedikasikan 37 tahun untuk mempelajari kitab suci Buddha,” ujar Ngawang.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini memberinya harapan dan keyakinan untuk terus memperdalam studi serta praktik Buddhisme Tibet.
Acara debat dan penganugerahan digelar pada Minggu di Kuil Jokhang, Lhasa salah satu situs paling sakral bagi umat Buddha Tibet.
Gelar Geshe Lharampa tidak hanya menjadi simbol pencapaian akademik, tetapi juga menunjukkan dedikasi spiritual dan intelektual tingkat tinggi dalam memahami ajaran Buddha.












