PemerintahanPendidikan

Sekolah Terdampak Banjir di Bireuen Bangkit! Mendikdasmen Resmikan 8 Ruang Kelas Darurat di SMK Negeri 1 Peusangan

27
×

Sekolah Terdampak Banjir di Bireuen Bangkit! Mendikdasmen Resmikan 8 Ruang Kelas Darurat di SMK Negeri 1 Peusangan

Share this article
Sekolah Terdampak Banjir di Bireuen Bangkit! Mendikdasmen Resmikan 8 Ruang Kelas Darurat di SMK Negeri 1 Peusangan, foto:(kemendikdasmen)

Seketika.com, Bireuen – Pemulihan layanan pendidikan pascabencana yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berdampak nyata bagi satuan pendidikan penerima manfaat. Di SMK Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan delapan Ruang Kelas Darurat (RKD) guna pelaksanaan proses pembelajaran.

Hadirnya delapan RKD tentunya menjadi wajah baru bagi proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Peusangan pascabencana banjir yang melanda akhir November 2025 lalu.

Kepala SMK Negeri 1 Peusangan, Faisal, mengatakan bahwa kehadiran RKD membuat kegiatan belajar mengajar di sekolahnya dapat kembali berlangsung lebih nyaman, aman, dan teratur bagi murid maupun guru.

Faisal menambahkan, sebelum ada RKD kondisi pembelajaran berjalan cukup terbatas karena sebagian ruang belajar terdampak bencana.

Proses belajar harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan menjadi kurang ideal bagi keberlangsungan pembelajaran yang efektif.

“Kami sangat bersyukur atas hadirnya delapan RKD yang memungkinkan murid kembali belajar dengan lebih fokus dan tertib. Ruang belajar yang layak menjadi faktor penting agar proses pendidikan dapat berjalan optimal dan membangkitkan semangat belajar murid,” ujar Faisal.

Faisal berharap, fasilitas RKD ini dapat terus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga sekolah serta menjadi langkah awal bagi pemulihan dan peningkatan sarana pendidikan di SMK Negeri 1 Peusangan.

“Semoga delapan RKD membuat kualitas pembelajaran sekolah kami menjadi semakin baik serta membawa semangat baru untuk dapat belajar dengan penuh semangat,” tutur Faisal.