BisnisGaya HidupPemerintahan

Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak

8
×

Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak

Share this article
Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak, foto:(bmkg)

Seketika.com, Jakarta – Curah hujan tinggi diprakirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga awal April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat sejumlah daerah mengalami hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.

Prakirawan BMKG, Abdillah, pada Jumat (27/3/2026) melaporkan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, juga mewarnai periode arus balik Lebaran pada 23–25 Maret 2026, dengan curah hujan tertinggi tercatat di Papua Tengah mencapai 119,2 mm per hari.

Berdasarkan data pengamatan, hujan dengan intensitas signifikan juga terjadi di sejumlah wilayah lain, antara lain Papua 64,6 mm/hari, Jawa Tengah 63 mm/hari, Jawa Barat 53,8 mm/hari, Nusa Tenggara Timur 44,9 mm/hari, Jawa Timur 42 mm/hari, dan Lampung 36 mm/hari.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih aktifnya gelombang Rossby ekuatorial dan Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Indonesia bagian timur.

Selain itu, adanya pola pertemuan dan perlambatan angin di beberapa wilayah, serta pemanasan kuat pada siang hari, turut mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan.

Khusus wilayah Jabodetabek, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terpantau dalam beberapa hari terakhir.

Curah hujan tertinggi tercatat di Jakarta Utara sebesar 60 mm/hari, Jakarta Barat 54 mm/hari, Bogor 53,8 mm/hari, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masing-masing 40 mm/hari, serta Jakarta Pusat 39 mm/hari.