Seketika.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggandeng Danantara untuk mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Proyek ini akan dibangun di dua titik strategis untuk mengurangi beban sampah harian ibu kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius mengatasi krisis sampah Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta menandatangani kesepakatan dengan Danantara untuk mempercepat pembangunan PSEL. Penandatanganan dilakukan di Jakarta dan disaksikan sejumlah pejabat nasional.
Dua lokasi utama proyek ini berada di Bantargebang dan Tanjungan, Jakarta Utara. Keduanya ditargetkan menjadi pusat pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Jakarta saat ini menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah setiap hari. Tanpa solusi besar, volume ini akan terus menumpuk dan memperparah kondisi lingkungan.
PSEL diharapkan menjadi solusi strategis karena tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menghasilkan listrik. Ini membuat pengelolaan sampah lebih berkelanjutan.
Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar rencana, melainkan aksi nyata. Fokusnya adalah pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Pemerintah pusat juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Dukungan diberikan karena masalah sampah Jakarta dinilai sudah mendesak dan membutuhkan solusi terintegrasi.












