Seketika.com, Bola – Manchester United harus menerima kekalahan 0-1 dari Manchester City dalam derbi Manchester setelah gol Erling Haaland pada babak kedua menjadi penentu pertandingan. Kontroversi muncul karena VAR membatalkan keputusan offside sebelum akhirnya Pro Ref mengakui adanya kesalahan penilaian dalam proses tersebut.
Manchester City menang tipis 1-0 atas Manchester United di Old Trafford dalam derbi Manchester ke-199. Gol tunggal Erling Haaland pada menit ke-60 menjadi pembeda dalam pertandingan yang diwarnai kontroversi VAR.
Gol tersebut sempat dianulir karena posisi offside. Namun, setelah peninjauan VAR, keputusan di lapangan dibatalkan sehingga gol Haaland dinyatakan sah.
Keputusan itu langsung memicu protes dari kubu Manchester United. Para pemain MU menilai Enzo Fernandez yang terlibat dalam proses terjadinya gol berada dalam posisi offside.
Liga Premier sebelumnya menjelaskan bahwa Fernandez tidak menyentuh bola meski berusaha menyundulnya. Karena itu, gol Haaland tetap dianggap sah.
Kontroversi semakin besar setelah Pro Ref, badan pengawas wasit Liga Premier, mengakui adanya “kesalahan penilaian” terkait keputusan tersebut.
Menurut Pro Ref, VAR tidak cukup mempertimbangkan dampak posisi Fernandez terhadap permainan. VAR semestinya merekomendasikan wasit untuk melihat ulang kejadian tersebut melalui monitor di lapangan.
Pro Ref juga disebut telah menghubungi Manchester United untuk menyampaikan pengakuan atas kesalahan tersebut.
Bagi MU, pengakuan itu datang setelah hasil pertandingan tidak lagi bisa diubah.
Bek Manchester United Lisandro Martinez bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai sebuah ketidakadilan. Michael Carrick juga mengaku tidak memahami bagaimana situasi tersebut dinilai oleh perangkat pertandingan.
Selain kontroversi gol, pertandingan juga diwarnai kartu merah untuk Phil Foden pada menit ke-23.
Pemain Manchester City itu diusir setelah terlibat insiden dengan Bruno Fernandes. Para pemain City memprotes keputusan tersebut, sementara Enzo Maresca menilai Fernandes juga layak mendapat kartu merah.
Bermain dengan 10 pemain membuat City harus bertahan dalam tekanan besar.
Manchester United bahkan dua kali membentur tiang pada babak pertama. Tendangan bebas jarak jauh Marcus Rashford dan tembakan Kobbie Mainoo dari luar kotak penalti sama-sama gagal menghasilkan gol.
Meski kehilangan Foden sejak awal pertandingan, Manchester City mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kemenangan tersebut mempertahankan start sempurna City dan membuat mereka menyamai perolehan poin Arsenal di posisi teratas klasemen.
Sebaliknya, Manchester United baru mengoleksi satu kemenangan dari empat pertandingan dan berada di posisi ke-13.
Carrick menegaskan timnya tidak membutuhkan jeda untuk kembali bangkit. Menurutnya, United harus terus bergerak dan mencari kemenangan berikutnya.
Gol tersebut sekaligus membawa Erling Haaland mencatatkan rekor baru dalam sejarah derbi Manchester di Liga Premier.
Haaland kini menjadi pencetak gol terbanyak dalam duel Manchester United dan Manchester City di kompetisi tersebut dengan sembilan gol.
Ia melewati catatan Wayne Rooney dan Sergio Aguero yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
Yang membuat catatan Haaland semakin mencolok adalah jumlah penampilannya. Ia mencapai sembilan gol hanya dalam delapan pertandingan derbi, sedangkan Rooney membutuhkan 21 penampilan dan Aguero 13 laga.
Gol ke gawang MU juga menjadi gol keenam Haaland di seluruh kompetisi musim ini.
Manchester United dijadwalkan menghadapi Brighton di Piala Liga Inggris pada Rabu setelah itu. Setelahnya, MU akan menghadapi Fulham pada akhir pekan sebelum jeda internasional.
Sementara itu, Manchester City akan berusaha mempertahankan momentum positif setelah meraih kemenangan dalam kondisi bermain dengan 10 pemain.












