Selain berdampak pada kesehatan anak, fenomena zero dose juga dapat membebani sistem kesehatan jika kasus penyakit menular meningkat dalam skala besar.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa pada 2025 terdapat sekitar 2,3 juta anak di Indonesia yang masuk kategori zero dose.
Anak-anak tersebut belum mendapatkan imunisasi dasar seperti campak, polio, maupun DPT. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan imunisasi di berbagai daerah.
Dante juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berhasil menurunkan jumlah anak zero dose secara signifikan dalam satu tahun terakhir.
Jumlah anak zero dose di Jawa Barat disebut turun dari sekitar 102 ribu menjadi 67 ribu anak. Menurut Dante, capaian itu menunjukkan kolaborasi lintas sektor mulai berjalan efektif.
Bandung pun dinilai memiliki peluang menjadi contoh nasional dalam penanganan anak zero dose melalui penguatan layanan kesehatan dan Posyandu.
Pemerintah pusat dan daerah akan terus memperkuat edukasi terkait pentingnya imunisasi dasar. Media massa juga diminta aktif melawan disinformasi yang beredar di media sosial.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar seluruh anak mendapatkan hak kesehatan secara merata.












