KesehatanPemerintahan

Anak Zero Dose di Bandung Jadi Sorotan, Farhan Ungkap Ancaman Serius

18
×

Anak Zero Dose di Bandung Jadi Sorotan, Farhan Ungkap Ancaman Serius

Share this article
Anak Zero Dose di Bandung Jadi Sorotan, Farhan Ungkap Ancaman Serius, foto:(jabarprov}

Seketika.com, Bandung – Pemerintah Kota Bandung menyoroti masih tingginya jumlah anak yang belum menerima imunisasi dasar atau dikenal sebagai anak zero dose. Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius karena dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan persoalan tersebut bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut masa depan dan hak kesehatan anak-anak.

Fenomena anak zero dose kembali menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono di Bandung. Anak zero dose merupakan kelompok anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar pada tahun pertama kehidupannya.

Dalam agenda tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi pemerintah daerah, terutama terkait penolakan vaksin dan maraknya informasi keliru di masyarakat.

Farhan menilai persoalan imunisasi tidak bisa diselesaikan hanya oleh tenaga kesehatan. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak mulai dari tokoh agama, kader Posyandu, media, akademisi hingga pengurus wilayah.

Rendahnya cakupan imunisasi dapat memicu kembali munculnya penyakit menular seperti campak, polio, dan difteri. Pemerintah pusat menyebut kekebalan komunal baru dapat tercapai jika cakupan imunisasi menyentuh minimal 90 persen.

Saat ini, angka imunisasi nasional disebut baru berada di kisaran 80 persen. Kondisi tersebut membuat jutaan anak masih rentan terkena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah lewat vaksinasi.