Beberapa kapal yang masih beroperasi antara lain:
- Kapal tanker Peace Gulf berbendera Panama, menuju pelabuhan Hamriyah, Uni Emirat Arab
- Kapal tanker Murlikishan, yang dikenai sanksi AS, menuju Irak untuk memuat bahan bakar
- Kapal tanker Rich Starry, membawa sekitar 250.000 barel metanol
Kapal-kapal ini tetap berlayar meski berada dalam tekanan sanksi dan pengawasan militer.
Menurut Komando Pusat AS, dalam 24 jam pertama:
- Tidak ada kapal yang sepenuhnya “menembus” blokade
- Enam kapal diarahkan untuk berbalik ke pelabuhan Iran
- Kapal tidak diserang, melainkan dialihkan rutenya
Pengiriman bantuan kemanusiaan dikecualikan dari kebijakan ini.
Blokade ini meningkatkan ketidakpastian bagi perusahaan pelayaran, industri minyak global dan perusahaan asuransi risiko perang.
Meski premi asuransi belum melonjak, biaya tambahan tetap tinggi dan ditinjau setiap 48 jam.












