Seketika.com, Jakarta – Film drama keluarga berjudul Esok Tanpa Ibu siap menguras emosi penonton dengan kisah kehilangan, relasi orang tua dan anak, serta dilema pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Film ini mengangkat cerita tentang Rama, seorang remaja yang hidupnya berubah drastis setelah sang ibu mengalami koma dan tak sadarkan diri.
Rama, yang diperankan oleh Ali Fikry, diceritakan memiliki hubungan kurang harmonis dengan ayahnya.
Sejak kecil, Rama justru tumbuh sangat dekat dengan ibunya, sosok yang menjadi tempat berlindung sekaligus sumber kehangatan emosional dalam keluarga.
Kedekatan itu membuat Rama terpukul hebat ketika sang ibu tiba-tiba terbaring koma, meninggalkan kekosongan mendalam dalam hidupnya.
Karakter ibu Rama diperankan oleh Dian Sastrowardoyo, yang tampil sebagai figur sentral penyeimbang emosi keluarga.
Meski sebagian besar berada dalam kondisi tak sadarkan diri, kehadiran karakter ibu menjadi poros utama konflik dan penggerak cerita.
Ketidakhadirannya secara fisik memicu pergolakan batin, terutama bagi Rama yang belum siap menghadapi kehilangan.












