Seketika.com, Internasional – Sebuah kapal perang Iran, IRIS Dena, tenggelam setelah diduga diserang torpedo oleh kapal selam Amerika Serikat di perairan internasional dekat Sri Lanka. Insiden yang terjadi pada Rabu itu menewaskan sedikitnya 87 awak kapal dan menyelamatkan 32 lainnya, menurut laporan Angkatan Laut Sri Lanka.
Peristiwa ini menjadi sorotan internasional karena kapal tersebut sebelumnya baru saja mengikuti latihan angkatan laut multinasional yang digelar India sebelum berlayar pulang melalui Samudra Hindia.
Angkatan Laut Sri Lanka mengatakan mereka menerima sinyal darurat dari kapal perang Iran tersebut saat berada di perairan internasional di lepas pantai Sri Lanka. Namun ketika tim penyelamat tiba di lokasi, kapal itu sudah tidak terlihat.
Petugas hanya menemukan bercak minyak di permukaan laut serta sejumlah pelaut yang terapung di air.
Sebanyak 87 jenazah berhasil ditemukan, sementara 32 awak kapal diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit di kota Galle, Sri Lanka bagian selatan.
Insiden ini tergolong sangat jarang terjadi. Serangan torpedo kapal selam terhadap kapal perang hampir tidak pernah tercatat sejak berakhirnya Perang Dunia II.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat kemudian merilis sebuah video yang memperlihatkan momen serangan tersebut.
Dalam rekaman itu, kapal Iran terlihat dihantam ledakan bawah laut yang memicu semburan air besar sebelum kapal pecah dan tenggelam.
Belum ada penjelasan rinci dari pihak militer AS mengenai alasan serangan tersebut.












