Gaya HidupPeristiwa

Hindari Macet! Menhub Ungkap Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Diskon Tol Besar-Besaran

16
×

Hindari Macet! Menhub Ungkap Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Diskon Tol Besar-Besaran

Share this article
Hindari Macet! Menhub Ungkap Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Diskon Tol Besar-Besaran, foto:(infopublik)

Seketika.com, Jakarta – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Langkah ini dilakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kemacetan parah, khususnya menuju wilayah Jabotabek.

Berdasarkan data dari Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), puncak arus balik diperkirakan jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan volume kendaraan mencapai lebih dari 285 ribu unit. Angka tersebut melampaui puncak arus mudik yang terjadi pada 18 Maret 2026 sebanyak 270.315 kendaraan.

Selain tanggal tersebut, lonjakan kendaraan juga diprediksi kembali terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam keterangan resmi di Jakarta pada Minggu (22/3/2026).

Pemerintah meminta masyarakat untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan menggunakan periode cuti bersama untuk pulang lebih awal.

Menhub menyarankan masyarakat untuk kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026, dengan memanfaatkan cuti bersama serta 25–27 Maret 2026, dengan skema Work From Anywhere (WFA)

Kepadatan diprediksi terjadi di ruas tol utama, terutama Tol Trans Jawa, Tol Jakarta-Cikampek, Tol Cipularang-Padaleunyi dan Tol Trans Sumatera.

Lonjakan kendaraan yang signifikan berpotensi menyebabkan kemacetan panjang, waktu tempuh lebih lama dan risiko kelelahan pengemudi.