Sebagai contoh konkret, Menag menyinggung ajaran Nabi Muhammad SAW tentang berhemat air saat berwudu.
Ia menyebut Masjid Istiqlal telah menerapkan prinsip ramah lingkungan tersebut dan berhasil meraih sertifikat internasional EDGE dari Bank Dunia sebagai Green Mosque.
Dalam kesempatan yang sama, Menag juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan serta membantu korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.
Menurutnya, bencana alam harus dibaca sebagai ujian sekaligus peringatan untuk memperbaiki relasi manusia dengan alam.
“Ini ujian untuk naik kelas, sekaligus alarm keras agar kita lebih serius menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.
Senada dengan Menag, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa kerusakan alam merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah kekhalifahan manusia di bumi.
Ia mengajak umat Islam menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari ibadah sosial.
(kemenag)












