PemerintahanPendidikanPeristiwa

Kemendikdasmen Berduka atas Wafatnya Murid SD di Ngada NTT, Tegaskan Pentingnya Pendampingan Psikososial Anak

5
×

Kemendikdasmen Berduka atas Wafatnya Murid SD di Ngada NTT, Tegaskan Pentingnya Pendampingan Psikososial Anak

Share this article
Kemendikdasmen Berduka atas Wafatnya Murid SD di Ngada NTT, Tegaskan Pentingnya Pendampingan Psikososial Anak, foto:(kemendikdasmen)

Seketika.com, Ngada – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya seorang murid sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa ini menjadi keprihatinan serius dan pengingat pentingnya perlindungan serta kesejahteraan psikososial anak di lingkungan pendidikan.

Kemendikdasmen menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya salah satu murid sekolah dasar di Kabupaten Ngada, NTT.

Peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama dan kami menyampaikan empati kepada keluarga, teman, guru, serta seluruh warga sekolah yang terdampak.

Kemendikdasmen memandang peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.

Kondisi emosional anak dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait, sehingga memerlukan perhatian dan dukungan berkelanjutan dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara.

Sebagai bagian dari kebijakan afirmasi pendidikan, mendiang murid tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP), yang dananya telah disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Namun demikian, Kemendikdasmen menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan, tidak dapat berhenti pada dukungan finansial semata, melainkan harus mencakup pendampingan psikososial, perhatian moral, dan lingkungan tumbuh kembang yang suportif.

Saat ini, Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah bersama perangkat daerah terkait untuk melakukan pendampingan kepada keluarga, termasuk menyiapkan dukungan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga lainnya.