InternasionalPeristiwa

Mantan Pilot Elit F-35 AS Ditangkap! Diduga Latih Militer Tiongkok, Terancam Tuduhan Pengkhianatan

46
×

Mantan Pilot Elit F-35 AS Ditangkap! Diduga Latih Militer Tiongkok, Terancam Tuduhan Pengkhianatan

Share this article
Mantan Pilot Elit F-35 AS Ditangkap! Diduga Latih Militer Tiongkok, Terancam Tuduhan Pengkhianatan, foto:(ap)

Pemerintah AS menilai praktik perekrutan mantan personel militer Barat oleh Tiongkok sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional.

Pada 2024, pemerintah Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, dan AS mengeluarkan peringatan bersama bahwa Beijing aktif merekrut personel militer aktif maupun pensiunan dari negara-negara NATO untuk memperkuat kemampuan militer mereka.

“Wawasan yang diperoleh PLA dari talenta militer Barat mengancam keselamatan dan keamanan AS serta sekutunya,” demikian isi peringatan tersebut.

Setelah pensiun dari Angkatan Udara pada 1996, Brown bekerja sebagai pilot kargo komersial dan kemudian sebagai kontraktor pertahanan yang melatih pilot AS menerbangkan F-35 serta pesawat serang darat A-10. Keahlian inilah yang diduga dimanfaatkan untuk melatih pilot militer Tiongkok.

Kasus Brown disebut memiliki kemiripan dengan perkara Daniel Duggan, mantan pilot Korps Marinir AS yang ditangkap di Australia pada 2022 atas tuduhan melanggar Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata AS karena melatih pilot militer Tiongkok. Duggan saat ini masih berupaya menggagalkan ekstradisinya ke AS.

Kasus ini diperkirakan akan memperkeruh hubungan AS–Tiongkok, khususnya dalam isu keamanan dan transfer teknologi militer.

Washington menegaskan bahwa siapa pun yang memberikan pelatihan atau layanan pertahanan kepada militer asing tanpa izin resmi dapat menghadapi sanksi pidana dan perdata.

Penangkapan Brown menjadi sinyal keras bahwa otoritas AS akan menindak tegas dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan keamanan nasional.