PemerintahanPeristiwa

Mendagri Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, 13 Daerah Masuk Super Prioritas

29
×

Mendagri Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, 13 Daerah Masuk Super Prioritas

Share this article
Mendagri Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, 13 Daerah Masuk Super Prioritas, foto:(infopublik)

Seketika.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memfokuskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah daerah prioritas di Sumatra, dengan menekankan percepatan dukungan anggaran serta penanganan infrastruktur dasar yang belum pulih maksimal.

Hal itu disampaikan Tito Karnavian usai Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Wilayah Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Menurut Tito yang juga Ketua Satgas PRR Pascabencana Wilayah Sumatera, secara umum infrastruktur utama seperti listrik telah pulih hampir 100 persen, kecuali 23 desa terpencil yang terdampak longsor dan kini disuplai genset.

Namun, sejumlah sektor masih memerlukan atensi khusus, terutama jalan kabupaten dan desa, rumah ibadah rusak berat, serta layanan air minum yang belum optimal di beberapa titik.

“Kita klasifikasikan mana yang perlu atensi. Jalan kabupaten dan desa yang belum, rumah ibadah rusak berat, serta air minum yang belum maksimal,” ujar Tito.

Menteri Tito menyebut sedikitnya 11 hingga 13 daerah masuk kategori super prioritas berdasarkan skala dampak dan indikator kerusakan.

Di Sumatra Barat, perhatian difokuskan pada Kabupaten Agam dan Padang Pariaman, dengan tambahan Tanah Datar. Di Sumatra Utara, prioritas diarahkan ke Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan.

Sementara di Aceh, perhatian utama tertuju pada Aceh Tamiang yang sempat mengalami kelumpuhan pemerintahan akibat banjir dan lumpur.