“Expo ini menjadi ajang mempertemukan pelaku usaha dengan pasar. Banyak produk dari komunitas Persis yang sebenarnya berkualitas tetapi belum tersosialisasikan secara luas,” jelasnya.
Ia menyebutkan lebih dari 50 produk UMKM ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kuliner, hingga produk perawatan tubuh dan rumah tangga. Bahkan untuk kategori skin care saja tercatat lebih dari 20 produk yang dipamerkan.
Persis juga terus membangun ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai program, termasuk pembentukan Persis Halal Center serta lembaga pemeriksa halal yang bertugas membantu sertifikasi produk.
“Kami ingin mentransformasikan gerakan dakwah dari sekadar penyampaian menjadi gerakan peradaban yang nyata melalui aktivitas ekonomi umat,” kata Jeje.












