Dr. Benny menegaskan, tidak semua dapur langsung memperoleh sertifikat.
Dapur yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan terlebih dahulu demi menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Dengan pengawasan ketat ini, 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Capaian ini disebut dr. Benny sebagai langkah luar biasa dalam perjalanan MBG menuju target nasional 82 juta penerima manfaat.
“Kalau kita melihat angka-angka pelayanan hari ini 55,1 juta, baik anak sekolah maupun ibu-ibu hamil, ini suatu hal yang luar biasa dari target 82 juta target daripada MBG ini,” ujarnya.
(kemkes)












