BisnisKesehatanPeristiwa

Kemenkes Perluas Aplikasi SMILE untuk Pantau Stok Obat Kesehatan Jiwa hingga Puskesmas

22
×

Kemenkes Perluas Aplikasi SMILE untuk Pantau Stok Obat Kesehatan Jiwa hingga Puskesmas

Share this article
Kemenkes Perluas Aplikasi SMILE untuk Pantau Stok Obat Kesehatan Jiwa hingga Puskesmas, foto:(ilustrasi/kemkes)

Seketika.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memperluas pemanfaatan aplikasi Sistem Monitoring Inventaris Logistik Kesehatan secara Elektronik (SMILE) sebagai sistem informasi terintegrasi untuk memantau ketersediaan obat kesehatan jiwa hingga tingkat puskesmas. Kebijakan ini bertujuan mencegah kekosongan obat sekaligus memastikan pemerataan layanan kesehatan jiwa di seluruh wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Kemenkes, Agusdini Banun Saptaningsih, dalam Sosialisasi Obat Kesehatan Jiwa 2026 yang digelar secara daring, Selasa (20/1/2026).

Selama ini, aplikasi SMILE telah digunakan untuk memantau ketersediaan obat program AIDS, tuberkulosis, dan malaria.

Mulai awal 2026, sistem tersebut dipersiapkan untuk mengakomodasi pemantauan obat kesehatan jiwa secara nasional.

“Dengan SMILE, kita bisa mengetahui secara real time ketersediaan obat kesehatan jiwa di setiap puskesmas, sehingga pengendalian stok dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar Agusdini.

Ia menjelaskan, saat ini integrasi obat kesehatan jiwa ke dalam SMILE masih berada pada tahap uji coba yang melibatkan UNDP dan sejumlah pemerintah daerah.

Pemerintah menargetkan seluruh daerah dapat menggunakan sistem ini secara penuh mulai Maret 2026, sehingga pemantauan stok obat dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi secara nasional.