Seketika.com, Bola – Kejutan besar mengguncang Liga Champions pada Selasa malam (20/1/2026). Manchester City secara mengejutkan tumbang 1-3 dari klub debutan asal Norwegia, Bodø/Glimt, dalam laga yang digelar di stadion mungil berkapasitas hanya 8.000 penonton di utara Lingkaran Arktik.
Kekalahan ini menjadi salah satu hasil paling tak terduga dalam sejarah kompetisi elite Eropa tersebut, terlebih karena City datang dengan status raksasa Eropa dan skuad bertabur bintang asuhan Pep Guardiola.
City tampil jauh dari performa terbaiknya. Pertahanan rapuh akibat badai cedera, minim kreativitas, serta kehilangan Rodri yang diusir keluar lapangan menjadi faktor utama kekalahan.
Bodø/Glimt tampil tanpa rasa takut sejak awal. Kasper Høgh mencetak dua gol di babak pertama, mengeksploitasi celah di lini belakang City.
Pada menit ke-58, Jens Petter Hauge memperbesar keunggulan lewat tendangan melengkung spektakuler ke sudut atas gawang.
City sempat memperkecil ketertinggalan lewat Rayan Cherki, namun harapan comeback sirna setelah Rodri menerima dua kartu kuning beruntun dan harus meninggalkan lapangan.
Ironisnya, Bodø/Glimt masih sempat menciptakan dua gol tambahan yang dianulir karena offside tipis serta satu tembakan yang membentur mistar.












