Saat ini, ia juga tercatat sebagai panel ahli pada Dokter Kepresidenan Republik Indonesia.
Penunjukan Prihati sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan menjadi sorotan karena latar belakangnya yang unik: perpaduan antara klinisi spesialis, akademisi, manajer rumah sakit, dan perwira tinggi TNI.
Dengan pengalaman tersebut, ia dinilai memiliki perspektif komprehensif dalam mengelola sistem pembiayaan kesehatan nasional, memperkuat tata kelola, serta menjaga keberlanjutan program JKN yang melayani jutaan peserta di seluruh Indonesia.
Kontribusi Prihati terlihat dalam tiga ranah utama pelayanan klinis sebagai dokter spesialis jantung intervensi, manajemen rumah sakit militer dan pendidikan kedokteran serta penguatan tata kelola dan regulasi kesehatan.
Ia juga aktif sebagai dosen di berbagai institusi pendidikan kedokteran serta terlibat dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, Prihati menerima berbagai tanda jasa dari Presiden Republik Indonesia, antara lain:
- Satya Lencana GOM IX
- Satya Lencana Dwidya Sista
- Satya Lencana Kesetiaan
- Satya Lencana Ksatria Yudha
- Bintang Karya KEP Nararya
- Bintang Yudha Dharma












