“Saya tidak yakin harus berkata apa mengenai hal itu. Saya rasa itu tidak berlaku di sini,” ujar Zuckerberg di ruang sidang.
Lanier juga mempertanyakan apakah sesuatu yang bersifat adiktif cenderung digunakan lebih sering. Zuckerberg menolak interpretasi tersebut dan berulang kali menyatakan tidak setuju dengan cara pertanyaan itu dibingkai.
Dalam sesi pemeriksaan, Lanier memunculkan dokumen internal yang dinilai bertentangan dengan kesaksian Zuckerberg sebelumnya di Kongres. Kala itu, Zuckerberg menyatakan karyawan Instagram tidak diberi target untuk meningkatkan durasi waktu penggunaan.
Menanggapi dokumen tersebut, Zuckerberg mengakui bahwa perusahaan pernah memiliki tujuan terkait waktu penggunaan, namun secara sadar kemudian beralih fokus pada “kegunaan” platform.
“Jika sesuatu itu berharga, orang akan lebih sering menggunakannya karena bermanfaat bagi mereka,” katanya.
Sebagian besar waktu persidangan juga membahas kebijakan verifikasi usia. Zuckerberg menegaskan bahwa Meta membatasi pengguna di bawah usia 13 tahun dan berupaya mendeteksi akun yang memalsukan usia.
“Saya tidak mengerti mengapa ini begitu rumit,” ujarnya setelah perdebatan panjang tentang mekanisme pembatasan usia.












