Pembongkaran tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, serta mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007, Sutiyoso (Bang Yos).
Proyek penataan kawasan ini menelan anggaran sekitar Rp102 miliar, meliputi perbaikan jalan, sistem drainase, pembangunan taman kota, serta penataan jalur pedestrian.
Proyek tersebut ditargetkan rampung pada September 2026, dengan tujuan mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan estetika kawasan pusat bisnis Jakarta.
(beritajakarta)












