Seketika.com, Internasional – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan rudal dan drone ke fasilitas industri aluminium di Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) pada akhir pekan, Minggu (30/3/2026).
IRGC menyatakan bahwa mereka menargetkan pabrik aluminium yang dianggap memiliki keterkaitan dengan sektor militer dan kedirgantaraan Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Serangan ini melibatkan Garda Revolusi Iran sebagai pihak penyerang, dengan target utama fasilitas milik Aluminium Bahrain (Alba) dan Emirates Global Aluminium (EGA).
Serangan terjadi di Bahrain, pada fasilitas Aluminium Bahrain (Alba) dan Al-Taweelah, Zona Ekonomi Khalifa, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Serangan berlangsung sepanjang akhir pekan, dengan dampak utama dilaporkan pada Sabtu (29/3) hingga Minggu (30/3/2026).
Menurut IRGC, serangan ini merupakan balasan atas operasi militer gabungan AS-Israel yang sebelumnya menargetkan infrastruktur industri Iran. Iran menuding serangan tersebut diluncurkan dari pangkalan di negara-negara Teluk.
Pernyataan resmi IRGC yang disiarkan melalui televisi pemerintah Iran, IRIB, menyebutkan bahwa serangan dilakukan menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone.
Di Bahrain, dua pekerja Alba dilaporkan mengalami luka ringan. Sementara itu, EGA mengonfirmasi kerusakan signifikan pada fasilitas Al-Taweelah, dengan sejumlah karyawan terluka, meski tidak ada korban jiwa.












