PemerintahanPendidikanPeristiwa

Kemendikdasmen Matangkan TKA SD–SMP 2026, Fokus Literasi, Numerasi, dan Karakter

10
×

Kemendikdasmen Matangkan TKA SD–SMP 2026, Fokus Literasi, Numerasi, dan Karakter

Share this article
Kemendikdasmen Matangkan TKA SD–SMP 2026, Fokus Literasi, Numerasi, dan Karakter, foto:(kemendikdasmen)

Menjelang pelaksanaan TKA jenjang SD/SMP yang berlangsung pada April mendatang, sejumlah dinas pendidikan kabupaten/kota terus melakukan persiapan untuk menyukseskan TKA.

Salah satunya diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Binti Mustolifah.

Ia menuturkan bahwa persiapan TKA jenjang SD/SMP di Kabupaten Blitar terus bergulir dengan langkah strategis yaitu menguatkan terlebih dahulu sisi internal dinas pendidikan.

“Kami terus melakukan kesiapan yang diawali dengan menguatkan sisi internal kami dengan melakukan sejumlah rapat koordinasi melalui media daring dan luring. Sosialisasi juga kami lakukan kepada pengawas di lingkungan dinas pendidikan dan mengumpulkan para teknisi peralatan yang berada di lingkungan kecamatan Kabupaten Blitar,” tutur Binti.

Untuk menjaga integritas TKA, Binti meyakini peserta didik Kabupaten Blitar sudah memahami dan mengamalkan terkait pendidikan karakter yang sudah dilakukan di satuan pendidikan.

“Kami berharap TKA ini bukan hanya soal penilaian, namun juga melatih mental dan kejujuran peserta didik. Sehingga mereka mampu menghargai sebuah proses dan melihat makna penting dari berjalannya proses tersebut,” ucapnya.

Selanjutnya, persiapan akan TKA juga dipaparkan oleh Frengki Bleskadit, Tim Teknis TKA Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Provinsi Papua. Secara lugas ia mengatakan bahwa Kabupaten Waropen sangat siap melaksanakan TKA jenjang SD/SMP.

“Kabupaten Waropen merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang 100 persen sudah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), untuk itu kami sudah sangat siap melaksanakan TKA di April nanti. Sejauh ini kami terus menyiapkan terkait teknis dan peralatan TKA, karena di daerah kami masih terdapat beberapa sekolah yang melaksanakan TKA bergabung dengan sekolah lainnya. Dinas pendidikan juga telah melakukan sosialisasi TKA kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten Waropen,” terang Frengki.