Kekerasan terjadi secara intensif dalam beberapa pekan terakhir dan menyebar di berbagai wilayah Sudan, terutama Kordofan dan Darfur. Situasi kemanusiaan pun memburuk drastis.
PBB menyatakan keprihatinan mendalam atas kelaparan akibat konflik dan meningkatnya kerawanan pangan ekstrem di sejumlah wilayah. Krisis tersebut diperingatkan berisiko meluas jika akses bantuan kemanusiaan terus terhambat.
Selain korban jiwa dan pelanggaran HAM berat, konflik ini berpotensi memperluas instabilitas kawasan. Dewan Keamanan menegaskan bahwa penggunaan kelaparan sebagai senjata perang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
PBB juga menolak keras pembentukan otoritas pemerintahan paralel di wilayah yang dikuasai RSF karena dinilai mengancam kedaulatan dan integritas wilayah Sudan.
Dewan Keamanan mendesak penghentian pertempuran secara segera, perlindungan warga sipil sesuai hukum internasional, akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan dan pertanggungjawaban pelaku pelanggaran HAM.












