Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
InternasionalPeristiwa

Presiden Jokowi dan Menteri Iklim Norwegia Bahas Kerjasama Atasi Perubahan Iklim

164
×

Presiden Jokowi dan Menteri Iklim Norwegia Bahas Kerjasama Atasi Perubahan Iklim

Share this article

“Pentingnya tata kelola yang baik dalam mengelola dana lingkungan hidup”

Seketika.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland Eriksen beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 2 Juni 2024.

Pertemuan ini membahas kemitraan Indonesia dan Norwegia dalam mengatasi perubahan iklim, termasuk target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 terkait penggunaan hutan dan lahan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar, yang mendampingi Presiden Jokowi, menjelaskan bahwa dukungan konkret dari Norwegia mencapai USD 156 juta, setara dengan penurunan karbon sebesar 30,2 juta ton.

Siti menyoroti keberhasilan Indonesia dalam menurunkan emisi karbon sejak 2020 hingga 2023, dengan penurunan emisi yang signifikan setiap tahunnya.

“Dari tahun 2020 emisi kita yang turun itu 945 juta ton, 2021 889 juta ton, 2022 875 juta ton, 2023 lagi dihitung tapi perkiraan saya lebih sedikit lagi penurunannya karena elnino kemarin 2023. Cukup berat tapi masih bisa dikelola jadi masih tetap di atas 810 juta ton, artinya kalau dipersenin 48, 43, 41, 40-an persen, masih lebih tinggi dari target. Karena target komitmen kita cuma 31,89 kalau ada kerja sama internasional bisa 43 persen targetnya,” jelas Siti.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam mengelola dana lingkungan hidup dan pentingnya reputasi Indonesia dalam menarik dukungan internasional.