BisnisPemerintahanPeristiwa

Transjakarta Perkuat Sistem Lost and Found, 6.793 Barang Tertinggal Tercatat Sepanjang 2025

12
×

Transjakarta Perkuat Sistem Lost and Found, 6.793 Barang Tertinggal Tercatat Sepanjang 2025

Share this article
Transjakarta Perkuat Sistem Lost and Found, 6.793 Barang Tertinggal Tercatat Sepanjang 2025, foto:(dok.pt_transjakarta)

Seketika.com, Jakarta – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat sistem pengelolaan barang tertinggal atau Lost and Found sebagai bagian dari transformasi layanan pelanggan yang mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sepanjang tahun operasional 2025, Transjakarta mencatat 6.793 barang tertinggal di seluruh ekosistem layanan, mulai dari bus hingga halte.

Dari jumlah tersebut, 1.802 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya melalui proses verifikasi yang ketat, transparan, dan terdokumentasi secara digital.

Berdasarkan data operasional perusahaan, layanan BRT Koridor 1 (Blok M–Kota) serta Halte Integrasi CSW menjadi titik dengan intensitas temuan barang tertinggi.

Kedua lokasi tersebut merupakan simpul mobilitas utama dengan volume pelanggan harian yang tinggi.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi, menegaskan bahwa penguatan sistem Lost and Found bukan sekadar prosedur operasional rutin, melainkan bentuk komitmen perusahaan dalam melindungi hak-hak pelanggan.

“Hal ini merupakan manifestasi dari nilai akuntabilitas Transjakarta. Kami ingin memastikan setiap barang milik pelanggan dikelola dengan standar integritas tinggi, sehingga memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat pengguna jasa kami,” ujar Tjahyadi, Kamis (15/1).