Seketika.com, Teknologi – ArianeGroup, perusahaan dirgantara andalan Eropa di bawah koordinasi Badan Antariksa Eropa (ESA), bersiap meluncurkan Ariane 64, konfigurasi terbaru dan paling bertenaga dari keluarga Ariane 6. Roket ini akan membawa 32 satelit konstelasi broadband Amazon (Project Kuiper/LEO).
Peluncuran ini menjadi momen penting bagi Eropa dalam persaingan industri antariksa global yang didominasi SpaceX milik Elon Musk.
Ariane 64 adalah versi empat pendorong (booster) dari Ariane 6, menjadikannya hampir dua kali lebih kuat dibandingkan Ariane 62, yang telah diluncurkan lima kali sejak 2024.
Dengan tinggi sekitar 62 meter (setara gedung 20 lantai), roket ini dirancang untuk mengangkut muatan berat ke orbit Bumi dan mendukung misi komersial maupun institusional.
“Ini adalah peluncuran spesial sesuatu yang baru bagi kami di Ariane 6,” ujar Chief Technical Officer ArianeGroup, Hervé Gilibert. Ia menegaskan bahwa akselerasi Ariane 64 akan jauh lebih besar dibandingkan versi sebelumnya.
Peluncuran perdana Ariane 64 dijadwalkan berlangsung Kamis dari Pusat Antariksa Eropa di Kourou, Guyana Prancis.
Misi akan berlangsung sekitar 1 jam 50 menit, hampir satu orbit penuh mengelilingi Bumi, sebelum 32 satelit dilepaskan secara berpasangan.












