Seketika.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka Pameran Pendidikan dalam rangkaian Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 dengan menghadirkan terobosan baru berupa simulasi langsung kebijakan pendidikan yang dapat diakses dan dicoba oleh para pemangku kepentingan pendidikan.
Mengusung tema “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, pameran yang berlangsung selama tiga hari, 9-11 Februari 2026, di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen ini menghadirkan 24 stan pameran dan gerai layanan terpadu, serta melibatkan 900 peserta dari seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa pameran ini dirancang bukan sekadar menampilkan capaian, tetapi menjadi ruang pembelajaran kebijakan yang konkret dan partisipatif.
“Sudah banyak hal yang dicapai pemerintah dalam satu tahun terakhir. Yang baik perlu ditunjukkan, tetapi yang lebih penting adalah dapat dicoba langsung oleh para pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Wamendikdasmen Fajar.
Salah satu pembeda utama pameran tahun ini adalah kehadiran dua simulasi interaktif kebijakan pendidikan.
Pertama, Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bisa dilakukan di stan Badan Standar dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Peserta dapat mencoba langsung simulasi TKA yang akan dilaksanakan pada April 2026 melalui platform Ayo Coba TKA.
Fajri Ansari Kistiawan dari BSKAP menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan membangun pemahaman yang utuh terhadap TKA. “TKA bukan penentu kelulusan, melainkan alat ukur kemampuan murid untuk evaluasi diri dan perbaikan pembelajaran,” jelasnya.












