Selain itu, Benyamin juga mendorong ASN untuk membangun kebiasaan baru dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Jadikan ini upaya tersistematis mengubah pola perilaku kita yang baik, dan langkah-langkah lainnya dengan penuh kesadaran tanpa perlu pengawasan atau pelaporan, tapi jadi upaya kolektif untuk bersama-sama membuat Tangerang Selatan menjadi kita yang sejuk dan membumi,” tegasnya.
Benyamin menekankan bahwa perubahan budaya bersih harus dimulai dari lingkungan pemerintahan sebelum diterapkan secara luas di masyarakat.
Berbagai instrumen hukum telah disiapkan untuk mendukung pembiasaan budaya bersih tersebut.
Dalam jangka panjang, Pemkot Tangerang Selatan juga akan terus menata sistem pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, termasuk mendorong pengolahan sampah menjadi energi serta menghijaukan lingkungan kota.
Ia berharap, gerakan yang dimulai dari langkah-langkah kecil di rumah, lingkungan, kelurahan, dan kecamatan, dapat menjadi kekuatan besar jika dilakukan secara kolektif.
“Kita mengajak semua pihak untuk menata kembali lingkungan kita, lakukan inisiatif-inisiatif kecil, jika kita lakukan bersama, ini akan menjadi gebrakan besar untuk menjadikan Tangerang Selatan lebih hijau, asri, dan nyaman,” jelasnya.
(tangerangselatankota)












