Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
KesehatanPeristiwa

Kadinkes Garut Tepis Raibnya Dua Mobil Ambulans Hibah

249
×

Kadinkes Garut Tepis Raibnya Dua Mobil Ambulans Hibah

Share this article

“Dan kami dari 4 mobil ambulan itu yang 2 itu sekarang masih di Dinas Kesehatan, yang masih digunakan di Public Safety Center (PSC) 119 untuk penanganan rujukan kegawatdaruratan,”

Seketika.com, Garut – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani menegaskan kabar terkait raibnya dua mobil ambulans hibah dari Pemerintah Jepang adalah tidak benar. Hal ini diungkapkan oleh Leli dalam keterangan resminya di Kantor Dinkes Garut (9/11/2023).

Menurutnya kedua mobil tersebut sebenarnya telah dipinjamkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut untuk memperkuat Pelayanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (LAPAD RUHAMA), dan juga kepada Rumah Sakit Medina untuk memperkuat layanan ibu dan bayi dalam keadaan kegawatdaruratan.

Pada bulan Januari lalu, terang dr. Leli, Pemerintah Kabupaten Garut menerima hibah empat mobil ambulans dari Pemerintah Jepang. Keempat mobil tersebut diserahterimakan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, kepada Dinkes Kabupaten Garut sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengelola bidang kesehatan.

“Dan kami dari 4 mobil ambulan itu yang 2 itu sekarang masih di Dinas Kesehatan, yang masih digunakan di Public Safety Center (PSC) 119 untuk penanganan rujukan kegawatdaruratan,” ujar dr. Leli.

Lebih lanjut, dr. Leli menjelaskan bahwa 2 unit mobil ambulans yang berada di Kantor Dinkes Kabupaten Garut akan digunakan oleh Rumah Sakit Malangbong dan akan dipinjampakaikan ke Rumah Sakit Nurhayati. Alasan di balik peminjaman ini adalah karena kedua rumah sakit tersebut merupakan 2 dari 4 rumah sakit di Kabupaten Garut yang ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK).

Leave a Reply