“Teknologi harus digunakan untuk kemaslahatan, termasuk menjaga warisan budaya dan alam. Di sinilah peran penting perguruan tinggi keagamaan,” imbuhnya.
Selain meresmikan fakultas, Menag juga memberikan pembinaan kepada ASN di lingkungan kampus. Ia mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“ASN bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi teladan dan perekat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UHN Sugriwa I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan bahwa peresmian Fakultas Saintek menjadi tonggak penting dalam pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
Ia menjelaskan bahwa UHN Sugriwa terus berkembang, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun capaian akademik.
Saat ini, UHN Sugriwa mengelola total 25 program studi, dengan 11 di antaranya atau sekitar 40 persen telah terakreditasi unggul.
Dari sisi sumber daya manusia, kampus ini didukung oleh 246 tenaga pendidik dan 104 tenaga kependidikan, dengan 19 orang di antaranya telah menyandang gelar Guru Besar.












