Seketika.com, Serang – Provinsi Banten kini masuk dalam jajaran delapan besar penghasil beras nasional. Capaian ini didorong oleh luas panen yang tinggi serta penerapan sistem pertanian modern. Pemerintah optimistis produktivitas akan terus meningkat.
Banten mencatatkan produksi beras sebesar 1,8 juta ton sepanjang 2025. Dengan luas panen lebih dari 345 ribu hektare, provinsi ini berhasil masuk peringkat delapan nasional.
Pencapaian ini turut memperkuat posisi Banten sebagai daerah dengan ketahanan pangan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.
Penerapan sistem pertanian modern mulai menunjukkan hasil signifikan. Produktivitas yang sebelumnya berkisar 3–4 ton per hektare kini berpotensi meningkat hingga 7 ton, bahkan bisa mencapai 10 ton dalam kondisi optimal.
Efisiensi biaya juga menjadi keuntungan utama. Penggunaan alat mesin pertanian mampu memangkas biaya tanam secara drastis, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani.
Selain itu, peningkatan produksi ini dinilai penting untuk mendukung kebutuhan program pangan skala besar seperti makan bergizi gratis yang menjangkau jutaan warga.
Program modernisasi pertanian yang diterapkan merupakan bagian dari sistem PM-AAS. Metode ini mengadopsi teknologi presisi dengan pola tanam lebih rapat untuk meningkatkan populasi tanaman.












