Seluruh peserta tampil serentak di area masing-masing berukuran 3×5 meter, menabuh beduk secara bersamaan dengan durasi maksimal dua menit.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional dan independen yang mengamati keseluruhan performa serta momen terbaik dari masing-masing tim.
Dari hasil perlombaan, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar berhasil meraih juara dua.
Kadisdik Jabar, Purwanto pun menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga tradisi keislaman.
“Dulag adalah tradisi Islam di Indonesia. Maka, melestarikan dulag di malam Idulfitri adalah melestarikan kebudayaan Indonesia. Mari terus jaga dan rawat tradisi keislaman,” pungkasnya.












