PemerintahanPendidikanViral

Viral ‘Cukup Aku WNI’, LPDP Rombak Total Skema Beasiswa: 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

19
×

Viral ‘Cukup Aku WNI’, LPDP Rombak Total Skema Beasiswa: 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Share this article
Viral 'Cukup Aku WNI', LPDP Rombak Total Skema Beasiswa 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045, foto:(Dok.LPDP)

“LPDP saat ini sedang memproses penindakan serta penerapan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi yang cermat.

Terhadap AP, LPDP telah memproses penindakan dan pengenaan sanksi berupa kewajiban mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah diterima selama masa studi beserta tambahan denda bunga,” kata Sudarto.

Menurutnya, setiap langkah akan diambil secara objektif, proporsional, dan transparan. LPDP juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi apabila memiliki informasi yang relevan, sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga nama baik dan kepercayaan publik terhadap program beasiswa negara.

Ditambahkannya, LPDP terus memperkuat perannya sebagai katalisator talenta unggul nasional melalui peningkatan integrasi antara beasiswa, riset, dan industri; pengembangan platform Talenta LPDP untuk mempercepat penyerapan talenta di sektor-sektor prioritas; serta perluasan kolaborasi internasional di berbagai universitas kelas dunia.

“LPDP juga selalu terbuka terhadap saran dan masukan konstruktif dari masyarakat, pemangku kepentingan, dan alumni untuk perbaikan berkelanjutan tata kelola, layanan, serta dampak program beasiswa negara. LPDP terus melakukan perbaikan di sisi regulasi, sistem aplikasi, dan organisasi, serta memperkuat jejaring (network) baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dengan strategi tersebut, LPDP berharap mampu mempercepat lahirnya SDM kelas dunia yang menjadi lokomotif inovasi dan daya saing Indonesia menuju 2045,” pungkas Sudarto.