PemerintahanPendidikanViral

Viral ‘Cukup Aku WNI’, LPDP Rombak Total Skema Beasiswa: 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

9
×

Viral ‘Cukup Aku WNI’, LPDP Rombak Total Skema Beasiswa: 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Share this article
Viral 'Cukup Aku WNI', LPDP Rombak Total Skema Beasiswa 58 Ribu Lebih Talenta Dibiayai, Kini Fokus STEM & Industri Strategis Menuju Indonesia Emas 2045, foto:(Dok.LPDP)

Seketika.com, Jakarta –Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menyampaikan perkembangan terbaru mengenai transformasi kebijakan beasiswa, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan tata kelola dan pengawasan alumni.

Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Demikian disampaikan Direktur Utama LPDP, Sudarto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/2/2026) mengatakan sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2013, LPDP telah memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas talenta Indonesia.

“Hingga 2026, program beasiswa LPDP telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar, serta 583.171 peserta program kolaborasi dengan Kemendikbudristek dan 42.160 penerima beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Agama,” kata Sudarto.

Dalam bidang penelitian, lanjutnya, LPDP telah mendanai 3.861 proyek riset melalui Dana Abadi Penelitian, yang berperan penting dalam memperkuat kapasitas riset nasional.

LPDP juga memberikan pendanaan kepada 23 perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan kapasitas menuju world class universities, serta menyalurkan dukungan kepada 3.554 penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan untuk pemajuan kebudayaan dan pelestarian warisan budaya.

Penajaman fokus beasiswa ke bidang-bidang STEM dan industri strategis dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi erat dengan Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, Kementerian Agama, dan BRIN, dengan sasaran akhir membangun satu talent pool nasional yang terintegrasi menghubungkan lulusan, riset, dan kebutuhan industri secara berkelanjutan.