Berita Seketika Pemilu dan Pilkada 2024, click here
BisnisPolitik

Komisi IV Slamet: Bencana Kelaparan Papua Bukti Gagalnya Food Estate dan Manajemen Logistik Pangan

190
×

Komisi IV Slamet: Bencana Kelaparan Papua Bukti Gagalnya Food Estate dan Manajemen Logistik Pangan

Share this article
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet seusai Rapat Paripurna DPR RI Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Senayan, Foto : Runi/Man

“Sudah lama kita suarakan bagaimana Food Estate itu jangan dianggarkan terus-menerus karena tingkat kegagalannya sudah terlihat.”

Seketika.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menyoroti terjadinya bencana kelaparan di Papua yang disebabkan situasi kemarau Panjang karena tidak terencananya manajemen pertanian di Indonesia. Untuk itu, ia menilai manajemen logistik pangan Pemerintah perlu dilakukan evaluasi.

“Jadi pertanian kita tidak terstruktur, tidak terencana dengan baik, sehingga banyak kegagalan-kegagalan. Food estate Itu juga menjadi salah satu penyebab di mana program ini sebenarnya tidak bisa menyelesaikan masalah,” tuturnya kepada Parlementaria seusai Rapat Paripurna DPR RI Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Sehingga legislator Fraksi PKS itu terus menegaskan bahwa terjadinya kegagalan pangan ini harus dievaluasi. “Semuanya tidak serta-merta masalah kekurangan pangan yang ada di situ, tetapi bagaimana manajemen logistik pangan dari pemerintah yang memang amburadul hari ini. Contohnya,sudah digelontorkan impor tetapi beras masih mahal. Nah penguasaan logistik ini menjadi penting untuk kemudian dikuasai oleh negara,” jelasnya.

Politisi dapil Jawa Barat IV itu juga mengungkapkan, Komisi IV selama ini terus menerus meminta agar melakukan evaluasi terhadap Food estate. Karena Food Estate dinilai telah gagal dalam membantu ketahanan pangan serta mengantisipasi Krisis pangan terlebih melihat dengan adanya bencana kelaparan di Papua ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *